Bandai Card Games Division merilis pengumuman resmi bertajuk “Regulations Regarding the Protection of Intellectual Property Associated with ONE PIECE Card Game” pada 10 Juli 2026. Intinya tegas: produk yang meniru desain kartu atau memakai elemen franchise One Piece tanpa izin tidak boleh dijual, dibagikan, maupun dibawa ke event resmi.
Mengapa Regulasi Ini Muncul
Dalam surat terbuka kepada pemain, Bandai menyebut One Piece Card Game telah memasuki tahun ketiga sejak rilis 2022 dan tetap ingin merayakan dunia One Piece bersama fans serta pemegang lisensi. Namun, mereka mengonfirmasi adanya kasus penjualan atau distribusi produk yang meniru atau mengimitasi desain kartu di situs e-commerce, venue event, dan lokasi serupa.
Regulasi ini diposisikan sebagai langkah menjaga kelangsungan franchise sekaligus melindungi ekosistem kartu resmi. Bandai menekankan tanggung jawab untuk memperlakukan kekayaan intelektual One Piece secara tepat agar waralaba tersebut tetap terjaga ke depan.
Dua Larangan Utama
Pengumuman merinci dua poin yang wajib dipatuhi pemain dan vendor:
- Tidak boleh menjual atau mendistribusikan kartu, aksesoris, atau barang lain yang diturunkan atau disalin dari desain kartu yang dirilis atau dijual Bandai tanpa otorisasi.
- Tidak boleh menjual atau mendistribusikan kartu, aksesoris, atau barang yang memasukkan karakter atau elemen serupa terkait franchise One Piece tanpa otorisasi.
Produk tidak resmi seperti di atas tidak akan diizinkan di turnamen dan event resmi One Piece Card Game yang dijadwalkan ke depan. Artinya, proxy cetak, sleeve atau playmat bootleg bergambar karakter, hingga merchandise tiruan di area event resmi bisa kena penindakan sesuai kebijakan penyelenggara.
Dampak Praktis di Meja Main
Bagi pemain kompetitif, dampak paling langsung ada di jalur organized play: Championship, Flagship Battle, Store Tournament, dan event BANDAI TCG+ lain. Pastikan seluruh kartu di deck adalah cetakan resmi Bandai, dan aksesoris di meja (sleeve, playmat, deck box bertema) berasal dari lisensi sah jika diminta petugas.
Bagi kolektor dan penjual, penjualan proxy atau reprint tidak resmi di sekitar venue resmi semakin berisiko. Bandai menegaskan regulasi ini bukan berarti izin formal untuk aktivitas lain, dan bukan pengabaian hak hukum. Aturan dapat diubah sewaktu-waktu menyesuaikan kondisi hukum dan situasi di lapangan.
Catatan untuk Komunitas Indonesia
Pengumuman yang sama juga tayang di situs Asia-English, sehingga berlaku untuk pemain dan event di kawasan Asia, termasuk Indonesia. Menjelang Extra Championship, Grand Asia Open, dan rangkaian Flagship Battle Juli, panitia toko dan pemain disarankan mensosialisasikan aturan ini agar tidak ada kejutan di meja registrasi.
Cara paling aman tetap sederhana: beli produk resmi, mainkan kartu asli, dan pakai aksesoris berlisensi di event resmi. Dukungan terhadap ekosistem legal juga menjaga pasokan produk dan sirkuit turnamen tetap sehat di Tanah Air.
Sumber:
- Regulations Regarding the Protection of Intellectual Property Associated with ONE PIECE Card Game, Bandai, 10 Juli 2026
- Regulations Regarding the Protection of Intellectual Property (Asia English), Bandai, 10 Juli 2026
- ONE PIECE CARD GAME Official News, Bandai, Juli 2026
Artikel ini ditulis dengan bantuan kecerdasan buatan (AI). Informasi telah diverifikasi dari sumber resmi yang tercantum di atas.



